www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws
Google

16 March 2009

Rumah Kepala PLN Nyaris Dimolotov



Senin, 16 Maret 2009 , 07:47:00



DIAMANKAN: Polisi mengamankan dua pelaku dari tiga orang tersangka yang merencanakan akan melemparkan bom molotov ke rumah Kepala PLN Pekanbaru, Ahad (15/3/2009).(rpg)
Laporan Molly Wahyuni dan Lismar Sumirat, Bangkinang

Kesal karena perusahaan pemasangan instalasi listrik yang dijalankan di-blacklist dan tak mendapatkan tender dari PLN, seorang bos perusahaan instalasi listrik nekat merencanakan akan melemparkan bom molotov yang telah dirakit ke rumah kediaman Kepala PLN Pekanbaru Ericson S.

Beruntung aksi yang telah dirancang pelaku berhasil digagalkan aparat kepolisian, setelah seorang korban dari rangkaian rencana aksi pelaku melapor ke polisi.

Aksi tersangka Ms (45), diduga kuat dilatarbelakangi karena pelaku Ms kesal setelah perusahaannya di-black-list atau di-skors sehingga tidak bisa bekerja memasang instalasi listrik.

Kapolres Kampar AKBP H MZ Muttaqien SH SIk MAP didampingi Kapolsek Siakhulu AKP Ardinal, Ahad (15/3) kepada Riau Pos mengatakan, selain mempersiapkan bom molotov, pelaku sebelumnya juga menyandera dan menyekap seorang karyawan perusahaan instalasi listrik lain bernama Agung Priyono, warga Jalan Lembah Damai Desa Pandau Jaya Kecamatan Siakhulu. Dan dari keterangan Agung polisi akhirnya dapat menangkap dan menggagalkan rencana dari pelaku.

Pelaku Ms warga Perum Widya Graha Arengka Pekanbaru selaku otak dari kejadian tersebut, ditangkap oleh tim buser Polres Kampar bersama tim Polsek Siakhulu di rumahnya pada Jumat (13/3) sekitar pukul 22.00 WIB, kemudian menyusul anak buahnya Ys (29) dibekuk polisi di kediaman tersangka di Jalan Soekarno Hatta Marpoyan Damai Pekanbaru pada Sabtu (14/3) pukul 01.00 WIB.

Hingga Ahad kemarin, kedua tersangka masih diperiksa intensif terkait tindak pidana penyekapan, penyanderaan, penganiayaan yang mereka lakukan, termasuk rencana melempar bom molotov ke rumah Kepala PLN Ericson.

Kasus ini terungkap setelah korban penyanderaan dan penganiayaan yaitu Agung bersama keluarga, melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Korban Agung didatangi tersangka Ms bersama komplotannya pada Rabu (11/3) selepas magrib di kediamannya dan memaksa Agung untuk masuk ke dalam mobil tersangka. Di dalam mobil tersebut, korban dibawa berputar-putar dan selama dalam perjalan di dalam mobil korban dianiaya dan diancam, sampai akhirnya korban disekap di Hotel Rindu Sempadan di perbatasan Minas-Pekanbaru dan disekap di kamar 08. Para pelaku mengancam akan mengarungi Agung dan tubuhnya akan dibuang ke Sungai Siak. Selama di dalam mobil dibawa berkeliling, salah satunya meninjau rumah kediaman Kepala Cabang PLN Pekanbaru Ericson Sidabutar. Dalam perjalanan tersebut, pelaku mengancam akan meledakkan bom molotov di rumah dan mobil Ericson. Untuk selanjutnya Agung disandera di Hotel Rindu Sempadan.

Di lokasi penyekapan tersebut, tersangka merakit molotov dalam dengan menggunakan botol bekas bir sebanyak 12 buah, yang diisi bensin dan lengkap dengan sumbu, siap untuk dibakar dan dilemparkan ke sasaran. Setelah selesai merakit bom molotov tersebut, tersangka kemudian membawa korban Agung dan melepaskannya di daerah sekitar Pandau Jaya.

Agung sendiri merupakan karyawan dari perusahaan instalasi listrik lain yang diduga sebagai perusahaan saingan dari pelaku. Setelah melapor ke polisi, korban divisum, kemudian menjalani rawat jalan. ‘’Tersangka kesal tidak bisa bekerja untuk instalasi listrik lagi karena perusahaannya di-skors,’’ ujar Kapolsek menambahkan.

Selama melakukan aksi penyekapan, penganiayaan dan perakitan bom molotov tersebut, tersangka Ms tidak sendirian, dia mengajak dua anak buahnya yaitu Ys dan Ad. Tersangka Ys sudah berhasil dibekuk, sedangkan tersangka Ad masih dalam pencarian pihak kepolisian. Di tempat terpisah, Erikson ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui mengenai adanya rencana untuk mencelakakan diri dan keluarganya. ‘’Saya serahkan penanangan hukumnya kepada pihak kepolisian,’’ katanya. Mengenai proses tender, dia tidak memberikan komentar apa-apa.

Sementara itu, Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien dalam penjelasannya kepada Riau Pos, Ahad (15/3) malam menyebutkan, malam itu juga para tersangka yang sudah berhasil dibekuk dibawa ke Pekanbaru. Kapolres bersama beberapa orang personel membawa langsung para tersangka kasus 813 didampingi tim dari Polda Riau. Sejauh ini,motif aksi penculikan dan penganiayaan tersebut karena cemburu terhadap proyek senilai Rp16 miliar yang dilaksanakan di PLN Pekanbaru, khususnya proyek yang dilaksanakan di Kuantan Singingi.(why/mar)

15 March 2009

Beban Lampu Jalan Rp30 Miliar Setahun



PEKANBARU (RP) - Pemerintah Kota Pekanbaru membayar Rp30 miliar per tahun untuk penerangan lampu jalan. Pengeluaran ini tidak sebanding dengan penerimaan pajak atas biaya potongan setiap pembayaran rekening listrik konsumen, yang kemudian ditransfer ke rekening kas Pemko Pekanbaru. Pajak listrik yang disetorkan PLN ke Pemko Pekanbaru per tahunnya hanya Rp26,5 miliar.

Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru H Syofian kepada wartawan, Jumat (13/3) di ruang kerjanya. Penerimaan pajak penerangan yang ditransfer PLN ke kas Pemko Pekanbaru, kata dia, merupakan penerimaan dana bagi hasil dengan instansi. Sama hal dengan PLN, Pemko juga melakukan penerimaan DBH dengan Kantor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan dengan Dinas Pendapatan Daerah untuk pajak Air Bawah Tanah (ABT) dan air permukaan.

‘’Untuk penerimaan pajak DBH tersebut, kita tidak terlibat dalam kebijakan. Pola penerimaan ini diatur didalam PP 65/2001 tentang pajak daerah. Jadi walau beroperasinya di Pekanbaru seperti halnya pajak air bawah tanah, yang memungutnya Dispenda Provinsi Riau. Pekanbaru dapat DBH saja yang ditransfer ke kas daerah. Bagaimana pelaksanaan dan ini bisa terjadi, sudah diatur di dalam peraturan pemerintah,’’kata Syofian.

Dijelaskannya, untuk pajak Bumi dan Bangunan Pemko Pekanbaru menerima 2008 lalu sebesar 21,6 miliar. Untuk pajak Kendaraan Bermotor Rp23 miliar, Pajak Bahan Bakar Kendaraan bermotor Rp24 miliar. Semua penerimaan 2008 tersebut kata dia, angkanya dimasukkan dalam target penerimaan pendapatan daerah 2009.

‘’Untuk target pajak per tahunnya, digunakan angka pembayaran tahun sebelumnya. Karena jenis pajak DBH ini tidak bisa dihitung persisnya berapa karena pengerjaan dilakukan oleh instansi vertikal atau Pemprov Riau sehingga kita hanya bisa memasukkan target sesuai realiasi tahun sebelumnya,’’tutur Syofian.

Sementara itu, anggaran perawatan 13.000 titik lampu jalan di Kota Pekanbaru mencapai Rp4 miliar tahun 2009 ini. Sayangnya, di lapangan banyak ditemukan lampu jalan yang rusak dan padam dibiarkan begitu saja.

Dapat dikatakan, besarnya anggaran perawatan lampu jalan, tidak bisa dipergunakan dengan baik oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pekanbaru. Agar, lampu jalan tidak rusak dan padam.

Titik kerusakan lampu jalan ini bisa dilihat di Jalan Sudirman (depan Hotel Sahid Pekanbaru, red). Di mana, lampu banyak yang pecah dan tidak berfungsi. Kemudian, lampu di sepanjang Jalan Arifin Achmad juga tidak berfungsi pada malam hari. Titik lainnya, di Jalan Arengka terdapat beberapa lampu yang tidak berfungsi atau mati.

Menanggapi hal ini Kepala DKP Pekanbaru, Mayulis Yahya melalui Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan, Ir Kemala Hayati MT, membenarkan jumlah anggaran pertamanan memang mencapai Rp4 miliar. Namun, dia membantah bila DKP tidak bekerja atau membiarkan lampu rusak begitu saja.

‘’Kita siap melakukan perbaikan 13.000 titik lampu jalan yang rusak di Pekanbaru. Tapi, saya harapkan masyarakat bisa memberikan laporan kepada DKP mengenai kerusakan lampu dan padamnya lampu tersebut,’’ ujar Kemala kepada Riau Pos Jumat (13/3) kemarin.

Menurut dia, kerusakan lampu jalan yang terjadi karena tangan jahil manusia yang sengaja melemparkan batu ke arah lampu, sehingga pecah. Tapi, ada juga kerusakan lampu karena usianya yang sudah harus diganti. Lainnya, karena konsleting arus listrik.

Diakuinya, untuk jumlah kerusakan lampu jalan dirinya tidak mengetahui dengan persis. Namun, sebutnya, memang ada lampu jalan yang rusak di Pekanbaru.


‘’Sebanyak 20 petugas DKP siap melakukan perbaikan lampu jalan yang rusak. Informasi masyarakat sangat kita harapkan, bila menemukannya,’’ kata dia mengakhiri.(new)

Ada apa pula....

Pelaku Penyanderaan Keluarga Kepala PLN Pekanbaru Ditangkap
Chaidir Anwar Tanjung - detikNews

Jakarta - Petugas Polres Kampar, Riau, menangkap Massizal dan Yanto yang merupakan pelaku penyanderaan keluarga Kepala PLN Pekanbaru Riau Ericson Sidabutar. Selain menyandera, tersangka ternyata juga berencana menyerang rumah Ericson dengan bom molotov.

Kejadian ini bermula ketika pada 11 Maret lalu salah seorang keluarga dekat Ericson, Agung Priyono, diculik dan disandera tersangka. Agung disekap selama 2 hari dan dianiaya sehingga sekujur tubuhnya mengalami luka lebam. Pihak keluarga pun berinisiatif melaporkan penculikan itu pada Polres Kampar.

Atas laporan itu, Polres Kampar lantas melakukan pelacakan bersama Poltabes Pekanbaru untuk mencari yang disandera. Akhinya Minggu (15/3/2009) pukul 15.45 WIB polisi berhasil menangkap pelaku sekaligus menyelematkan sandera.

Setelah tersangka ditangkap itulah diketahui bahwa mereka ternyata juga berencana menyerang rumah Ericson dengan bom molotov. Dari tangan mereka disita barang bukti berupa 12 bom molotov yang terbuat dari botol dengan sumbu berisi bensin yang siap diledakkan.

Menurut Kapolres Kampar AKBP MZ Muttaqien, penculikan ini terkait dengan tender pyoek di lingkungan PLN Wilayah Riau. "Dari hasil penyelidikan, diketahui penyanderaan ini terkait masalah tender proyek di lingkungan PLN Wilayah Riau. Tapi saya belum tau pasti berapa nilainya," ujar Muttaqien.

Hingga saat ini polisi masih belum bisa memastikan apakah tersangka adalah orang yang langsung berkepentingan dengan tender ataukah hanya orang bayaran. "Kami masih akan mendalami. Namun yang jelas Massizal ini adalah dalang dari penyanderaan," tegas Muttaqien.

Saat ini tersangka tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Siak Hulu yang berbatasan dengan Kodya Pekanbaru. Polisi masih terus melacak orang-orang yang diduga terkait dengan insiden penculikan tersebut. Namun mereka belum bisa memberikan kepastian berapa jumlah tersangka sesungguhnya. (sho/anw)

07 February 2009

Glasgow subway


I am standing in the middle of glasgow high street, as you see there are not as congested as blok m.

22 December 2008

php web programming


PHP Web Programming

From: intellibitz,
2 years ago


PHP Web Programming
View SlideShare presentation or Upload your own. (tags: php programming)



Learn PHP Web Programming with this comprehensive tutorial.



SlideShare Link

25 September 2008

Awasss makanan dari China

Berikut daftar produk makanan mengandung susu asal China yang terdaftar di(BPOM):

1.Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509001378
2.Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509002378
3. Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509003378
4. Guozhen, susu bubuk full cream, nomor registrasi ML 805309001478
5.Meiji Indoeskrim Gold Monas, es krim, nomor registrasi ML 305509001116
6.Meiji Indoeskrim Gold Monas, es krim, nomor registrasi ML 305509002116
7. Oreo, stick wafer, nomor registrasi ML 227109001450
8. Oreo, stick wafer, nomor registrasi ML 827109001450
9. Oreo, chocolate sandwich cookie, nomor registrasi ML 227109001552
10. M&M¢s, kembang gula, nomor registrasi ML 237409005385
11. M&M¢s, kembang gula, nomor registrasi ML 237409002385
12. Snickers, biskuit, nomor registrasi ML 227109009385
13. Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409001385
14. Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409003385
15. Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409004385
16. Merry X-Mas, kembang gula, nomor registrasi ML 238409003311
17. Penguin, kembang gula, nomor registrasi ML 238409005311
18. Nestle Nesvita Materna, makanan ibu hamil dan ibu menyusui, nomor registrasi ML 862109001322
19. Nestle Milkmaid, selai susu, nomor registrasi ML 234709002206

Namun
produk dengan merek yang sama yang diproduksi di dalam negeri dengan
kode nomor registrasi MD tetap boleh beredar dan dikonsumsi.

Selain
mengeluarkan keterangan tentang merek produk China yang terdaftar, BPOM
juga mengumumkan produk China mengandung melamin yang diumumkan oleh
Agri-Food and Veterinary Authority (AVA) Singapura.

Ketigabelas produk tersebut adalah:
1. Natural Choice, Yoghurt Flavoured Ice Bar With Real Fruit
2. Yili Bean Club, Matcha Red Bean Ice Bar
3. Yili Bean Club, Red Bean Ice Bar
4. Yili Prestige Chocliz, Dark Chocolate Bar
5. Yili Super Bean, Red Bean Chestnut Ice Bar
6. Nestle Dairy Farm, susu UHT
7. Yili High Calcium, susu rendah lemak
8. Yili High Calcium, susu
9. Yili 250 ml, Pure Milk
10. Yili 1 liter, Pure Milk
11. Dutch Lady, Strawberry Flavoured Milk (Ex.Cina, Hongkong, Singapura)
12. White Rabbit, kembang gula
13. Yili Choice, Dairy Frozen Yoghurt Bar With Real Peach and Pineapple Fruit Pieces.

20 September 2008

Kebakaran di Pekanbaru, 10 Rumah Hangus



Kebakaran besar menghanguskan sekitar 10 rumah warga di Kelurahan Pelita Pantai RT 01 RW 07, Pekanbaru, Jumat (19/9) malam.

Kepala RW 07 Nurbahri Bakar ditemui di tempat kejadian mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 22:30 WIB. Api menjalar begitu cepat dikarenakan rumah di permukiman tersebut kondisinya berhimpitan dan umumnya berbahan dasar kayu.

Selain itu, warga telah mengantisipasi musibah kebakaran karena terjadi di saat kebanyakan warga tengah melakukan shalat Terawih berjamaah di masjid di lingkungan tersebut.

"Saat pulang shalat terawih, warga sudah ramai karena ada kebakaran," kata Nurbahri.

Api baru bisa padam sekitar pukul 23:30 WIB setelah sekitar enam unit mobil pemadam kebakaran terjun ke lokasi kejadian. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena korban kebakaran banyak tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka.

Hingga kini penyebab kebakaran belum bisa diketahui. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi mata dan mulai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Walikota Pekanbaru, Herman Abdullah, tampak langsung langsung meninjau ke lokasi kebakaran. Kehadiran Walikota nyaris tidak diketahui, karena dia datang tanpa pengawalan khusus dan hanya mengenakan baju muslim dan kain sarung.

Herman mengatakan, pemerintah akan menyalurkan bantuan untuk meringankan beban para korban kebakaran, dan turut prihatin, apalagi musibah itu terjadi saat mendekati hari Lebaran. (*)

Semoga yang ini bukan karena lampu padam !!

09 September 2008

Tjerita Tentang Te...

Tatkala Temperatur Terik Terbakar Terus, Tukang Tempe Tetap Tabah, "Tempe-tempe", Teriaknya. Ternyata Teriakan Tukang Tempe Tadi Terdengar Tukang Tahu, Terpaksa Teriakannya Tambah Tinggi, "Tahu...Tahu...Tahu...!""Tempenya Terbaik, Tempenya Terenak, Tempenya Terkenal!!", Timpal Tukang Tempe . Tukang Tahu Tidak Terima,"Tempenya Tengik, Tempenya Tawar, Tempenya Terjelek....!"Tukang Tempe Tertegun, Terhenyak, "Teplakkk...!" Tamparannya Tepat Terkena Tukang Tahu. Tapi Tukang Tahu Tidak Terkalahkan, Tendangannya Tepat Terkena Tulang Tungkai Tukang Tempe .Tukang Tempe Terjengkang Tumbang! Tapi Terus Tegak, Tatapannya Terhunus Tajam Terhadap Tukang Tahu. Tetapi, Tukang Tahu Tidak Terpengaruh Tatapan Tajam Tukang Tempe Tersebut, "Tidak Takut!!" Tantang Tukang Tahu.Tidak Ternyana Tangan Tukang Tempe Terkepal, Tinjunya Terarah, Terus Tonjokkannya Tepat Terkena Tukang Tahu, Tak Terelakkan! Tujuh Tempat Terkena Tinjunya, Tonjokan Terakhir Tepat Terkena Telak.Tukang Tahu Terjerembab. "Tolong.. Tolong.. Tolong..!", Teriaknya Terdengar Tinggi. Tetapi Tanpa Tunda Tempo, Tukang Tempe Teruskan Teriakannya, "Tempe .. Tempe .. Tempe ..!!"

16 May 2008

Pentingnya Ketgaran Dalam Kepemimpinan


Ketegaran/Ketabahan/Kekuatan/Percaya Diri .... apapun itu namanya sangat penting dalam kepemimpinan.

Berikut ini adalah salah satu contohnya..

Baru-baru ini teman kita di promosikan menjadi Manajer Ranting Bengkalis.
Selama ini Bengkalis dikenal dengan daerah yang identik dengan permasalahan pembangkit, seperti pemadaman, demo dan lain-lain...

Nah... persiapkan dirimu kawan untuk mengahdapi hal-hal seperti itu...
Semoga sukses..

28 April 2008

Sosialisasi Hemat Listrik Melalui Para Ibu

Liputan6.com, Jakarta: Mufidah Jusuf Kalla, istri Wakil Presiden Jusuf Kalla menyosialisasikan Gerakan Hemat Listrik Nasional di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Ahad (27/4). Sasaran sosialisasi dititikberatkan pada kaum ibu agar dapat mendidik anak mereka berperilaku hemat listrik.

Pemerintah sendiri menerapkan berbagai cara untuk menekan subsidi listrik yang tahun ini mencapai lebih dari Rp 60 triliun. Di antaranya penghematan dengan penerapan tarif nonsubsidi bagi pelanggan berdaya 6.600 watt. Kebijakan ini kemungkinan akan diperluas.

Namun gaung penghematan listrik justru belum terasa di perkantoran instansi pemerintah. Masih saja ditemui penggunaan lampu berlebihan di siang hari. Padahal pemerintah seharusnya menjadi contoh bagi rakyat untuk menghemat energi [baca: Kantor Pemerintah Boros Energi].(YNI/Vivi Oktoreza dan Noviar Jamal)